BeritaMagang

Magang di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta menjadi tempat magang untuk ke-7 orang mahasiswa KPI FUD UIN Raden Mas Said Surakarta. Terhitung mulai dari tanggal 5 September 2022 sampai 31 Oktober 2022. Ke-7 mahasiswa yang magang di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta antara lain Abie Kurniawan, Arif Mukti Nugroho, Achmad Rozaqi, Muhammad Abdul Hafizh, Faruq Effendi, Yusuf Zaenal Chabib, Ilham Mbareb Wahyudi. Banyaknya mahasiswa yang magang disana mengharuskan untuk dibagi pada setiap devisi. Di bagian kebudayaan itu ada Ilham, Yusuf, dan Faruq. Kemudian di bagian Ekonomi Kreatif ada Arif dan Rozaqi. Sementara di bagian Sekretariat ada Abie dan Abdul.

“Saya setelah magang di Dinas Kebudayaan bidang Seni Budaya. Pengalaman magang kemarin jadi pukulan buat saya pribadi. Sing tuo do semangat nguri-uri budayane, sing enom foya-foya sak

jebole.” Tutur Ilham.

Menurut Ilham, yang notabene bukan orang Solo dan setelah magang di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta sangat mengapresiasi terutama dalam bidang kebudayaannya. “Dan ternyata Solo punya semuanya, mulai dari beragam Sanggar Seni, Seniman yang sudah lalu-lalang ke Nusantara bahkan ke Luar Negeri, Event-event budaya lokal yg hampir setiap bulan ada, dan wadah untuk mengekspresikan Seni yang asik. Sebagai orang awam, Dinas Kebudayaan saat ini sudah melakukan semuanya dengan baik. Kedepanya semoga Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terutama Dinas Kebudayaan, dapat menjaga image positif yg sudah digapai, dan dapat melakukan pengelolaan dan pemberdayaan seni-budaya agar lebih dikenal dimana-mana” tambahnya.

Abie yang juga magang di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta menambahkan tentang pesan dan kesan bahwa, “Pesan dan kesan saya magang di kebudayaan dan pariwisata Surakarta adalah sangatlah senang saya sangat antusias saat pertama mendaftar magang di sana ,harapan bisa hadir terus setiap event dan melihat langsung tata kelola  pariwisata dan kebudayaan yang ada  di kota  Surakarta,memang masih banyak PR untuk kebudayaan dan pariwisata Surakarta dari sektor pemberdayaan fasilitas, SDM ,maupun dari segi pemasarannya/branding agar masyarakat umum lebih mengenal lagi tentang kebudayaan dan pariwisata di kota Surakarta.”

“Pesan saya agar lebih mengedepankan tradisi-tradisi keraton , kebudayaan yang ada di Surakarta untuk di lestarikan agar menjadi daya tarik wisatawan mancanegara maupun domestik.” pungkas Abi.

Kesan baik lainnya datang dari Arif yang mengatakan, “Kesan saya selama magang di Dinas Pariwasata yaitu mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dan berharga, karena dapat mengikuti dan mendokumentasikan event-event akbar secara langsung yang diselenggarakan di Kota Surakarta. Seperti event SIPA, Solo Batik Fashion, Solo City Jazz dan lain-lain.”

“Pesan dan harapan saya untuk semoga lebih dapat bersinergi dengan masyarakat pelaku ekonomi kreatif dalam mempromosikan pariwisata di Kota Surakarta.” Imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.