BeritaMagang

Mahasiswa KPI Magang di Jawa Pos Radar Solo

Sebelas orang mahasiswa KPI UIN Raden Mas Said Surakarta magang di Jawa Pos Radar Solo selama dua bulan, terhitung mulai 1 Agustus hingga 30 September 2022. Kesebelas mahasiswa tersebut adalah Risa Evita Yunita Sari, Fauziah Akmal, Nila Kartika Sari, Alfiana Zulfa, Abdul Khofid Firmanda Putra, Miftah Nur Fauziah, Isnaini Nur Khotijah, Fitri Siyami, Maretha Rahmanda Pinartyan, Auna Meiliyatis Shofwa, dan Aisyah Arini Sekar Kusumaningtyas.

Kesembilan nama pertama merupakan mahasiswa konsentrasi Jurnalistik, sehingga mereka ditugaskan sebagai jurnalis tulis. Selama dua bulan mereka merasakan menjadi jurnalis online yang menulis berita untuk terbit di portal berita online Radar Solo dan menjadi jurnalis lapangan yang terjun langsung mencari berita untuk diterbitkan di Koran Jawa Pos Radar Solo. Sementara, dua nama lain, yaitu Auna dan Aisyah yang berlatar belakang Broadcasting ditugaskan sebagai jurnalis video. Mengambil video liputan sampai mengeditnya menjadi video yang siap ditayangkan di Tiktok atau Youtube Radar Solo.

“Selama kegiatan magang selama dua bulan kita ditempatkan selama sebulan di divisi online dan sebulannya lagi di divisi cetak. Ada banyak hal yang saya pelajari selama magang di Jawa Pos Radar Solo, di antaranya menulis berita  online yang bisa terbit di portal berita Radar Solo, pengalaman terjun langsung ke lapangan untuk mencari berita, teknik menulis berita, dan wawancara narasumber yang baik dan benar. Selain itu, saya juga diajarkan bagaimana mengambil gambar yang bagus agar bisa menarik para pembaca. Menurut saya kegiatan magang ini merupakan hal yang berkesan dan dapat memperoleh ilmu secara maksimal, karena kita diajarkan dan terjun langsung ke lapangan,” ujar Fitri.

Kesan positif juga didapatkan Fauziah yang mendapatkan tugas di desk olahraga, khususnya sepakbola. “Pengalaman liputan lapangan berasa menjadi jurnalis sungguhan, seperti tidak sedang magang. Terutama ketika liputan event atau press conference bersama jurnalis dari berbagai media lain, seperti saat wawancara Ganjar Pranowo di Hari Olahraga Nasional dan presscon pre-match Persis Solo vs Bali United. Selebihnya saya lebih sering liputan sendirian. Mulai dari mencari ide liputan, mendatangi lokasi, mengamati lokasi dan lingkungannya, memotret, mewawancarai narasumber, sampai menuliskannya menjadi berita adalah pengalaman yang sangat berharga. Yang paling berkesan ketika liputan uji coba Persis Women, saat itu saya bersebelahan dengan Irfan Bachdim yang menonton pertandingan tersebut,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.